Berpolitik seperti Taik dalam Kandang

Assalaimualaikum Wr.Wb 
Pertama saya perkenalkan diri nama saya zigham M. pada kesempatan kali ini saya sedikit membahas mengenai politik yang lagi asyik pada saat ini kita bicarakan.
Sebentar lagi kita menghadapi tahun demokrasi yang mana semua calek atau calon pemimpin akan berlayar dan mencari sebisa mungkin untuk memperoleh suara terbanyak.
kita perlu sadari dan kita bukan lagi  hidup pada era siti nurbaya yang bisa memaksa keinginan hati kita,sekarang  era modern kita bisa memilih siapa yang kita mau.
Yang saya gak habis pikir masih ada orang yang bisa dipakasa ataupun menerima sebagai imbalan untuk memilih sang calek tersebut, semoga setelah membaca artikel ini tidak ada lagi manusia  yang bisa dibodohin.
Jangan menganggap hal kecil dalam memilih pemimpin,tapi terkadang masih kita dengar kata kata " alah yang penting peng so yang jok peng nyan ta top " bagi saya kata kata seperti itu adalah orang memuja duit dengan duit dia mau lakukan apa saja.perlu kita sadari pemimpin dengan cara yang curang itu niat nya bukan untuk memimpin rakyat tapi untuk memperoleh uang sebanyak banyak mungkin untuk pribadi.
Intinya kalau kita mau pemimpin yang benar benar memimpin rakyat bukan dengan cara yang curang ataupun menghalal kan semua cara tpi dia serahkan kepada allah niat yang baik dan betul betul untuk untuk mensejahterakan masyarakat.
yang paling parah, sekarang berpolitik seperti taik dalam kandang yang tak pernah hilang, artinya kalau nanti dia terpolilih dia melihat dulu siapa pendukung nya itu dulu yang dilayani,kalau seperti itu dendam dalam hati kita rakyat bisa berubah ubah setiap 5 tahun sekali.
kalau memang politik bisa menimbulkan rasa dendam dan sakit hati lebih baik bubar saja pemilihan demokrasi karena kalau itu dibiarkan bisa hancur negara ini.
politik dengan cara sehat dan jangan saling menyalahkan dan saling menjelekkan yang lain. kalau belum jadi pemimpin sudah buat onar apalagi sudah terpilih bisa bisa janji nya pun bisa dilupakan.